Tantangan dan Potensi Keberhasilan Implementasi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial di  Sekolah Dasar
PDF

DOI: https://doi.org/10.24832/jpkp.v19i1.1349
Abstract : 46 | PDF : 48

Keywords

implementasi kebijakan
koding
kecerdasan artifisial
sekolah dasar
literasi digital

Dimensions

Altmetrics

How to Cite

Sulistyo, F. D., & Tanesab, J. P. (2026). Tantangan dan Potensi Keberhasilan Implementasi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial di  Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 19(1). https://doi.org/10.24832/jpkp.v19i1.1349

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tantangan serta potensi keberhasilan implementasi kebijakan pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (Koding dan KA) pada jenjang Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif pada tiga SD negeri di Kota Depok yang memiliki kondisi dukungan berbeda. Data dikumpulkan melalui studi dokumen dan wawancara mendalam dengan dinas pendidikan, kepala sekolah, serta guru pelaksana, kemudian dianalisis menggunakan kerangka implementasi kebijakan Grindle (1980). Temuan penelitian menunjukkan instruksi kebijakan yang seragam dari pusat justru diterjemahkan secara berbeda di tiap sekolah. Ketiadaan buku dan panduan ajar, pelatihan guru yang belum merata dan kerap tidak tepat sasaran, serta minimnya pendampingan dinas pendidikan dan pengawas mendorong kepala sekolah dan guru melakukan penyesuaian pragmatis agar pembelajaran tetap berlangsung. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemotretan fase awal implementasi untuk memitigasi risiko sejak dini dengan membandingkan sekolah yang telah dan belum tersentuh dukungan resmi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hambatan utama implementasi bukanlah resistensi guru, melainkan ketidaksiapan ekosistem pendukung sehingga fleksibilitas kebijakan berisiko berubah menjadi disparitas mutu antarsekolah. Oleh karena itu, direkomendasikan penyediaan modul ajar digital beserta rubrik penilaian, pemerataan dan penajaman sasaran pelatihan guru, serta penguatan peran dinas pendidikan dan pengawas sebagai pendamping substantif.

PDF

References

Allen-Platt, C., Gerstner, C.-C., Boruch, R., & Ruby, A. (2021). Toward a science of failure analysis: A narrative review. Review of Research in Education, 45(1), 223–252. https://doi.org/10.3102/0091732X20985074

Andriyati, N., Amin, A., & Li, Y. (2025). Voices from the classroom: Perceptions and obstacles in Indonesian curriculum reform. Oxford Review of Education. https://doi.org/10.1080/03054985.2025.2539397

Astuti, S. I., Lumakto, G., & Mulyati, H. (2021). Constructing TULAR NALAR: A digital literacy curriculum for specific themes in Indonesia. SEARCH Journal of Media and Communication Research.

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). (2025). Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). (2025). Naskah akademik pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial pada pendidikan dasar dan menengah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. https://kodingka.kemendikdasmen.go.id/view?type=download&item=3578

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Erwinsyah, A., Yusuf, F. M., Laliyo, L. A. R., Mursalin, & Riumkina, I. (2025). Research trends of computational thinking for advancing Sustainable Development Goals (SDGs) in science learning: Bibliometric analysis. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 14(2), 337–350. https://doi.org/10.15294/jpii.v14i2.23645

Gregson, M., & Kessell-Holland, P. (2020). Bringing practitioners back in. In Practice-Focused Research in Further Adult and Vocational Education: Shifting Horizons of Educational Practice, Theory and Research (pp. 237–254). https://doi.org/10.1007/978-3-030-38994-9_12

Grindle, M. S. (1980). Politics and policy implementation in the Third World. Princeton University Press.

Haktanir, E., Kahraman, C., Seker, S., & Dogan, O. (2023). Future of digital transformation. In Lecture Notes in Networks and Systems. https://doi.org/10.1007/978-3-031-16598-6_26

Kain, C., Koschmieder, C., Matischek-Jauk, M., & Bergner, S. (2024). Mapping the landscape: A scoping review of 21st century skills literature in secondary education. Teaching and Teacher Education.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Pembelajaran. Diakses pada 9 September 2025, dari https://kodingka.kemdikdasmen.go.id/pembelajaran/

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kepios. (2025). Digital 2025: Indonesia. DataReportal. https://datareportal.com/reports/digital2025-indonesia

Maluleke, H. M., & Motlhabane, A. T. (2015). Teachers' belief and practices influential to curriculum policy implementation in schools: Connections between the known and unknown. International Journal of Pedagogy and Curriculum, 22(3), 13–25.

Mogale, M. L., & Modipane, M. C. (2021). The implementation of the progression policy in secondary schools of the Limpopo province in South Africa. South African Journal of Education, 41(1). https://doi.org/10.15700/saje.v41n1a1853

Muhfizaturrahmah, Adikara, G. J., Wardani, S., & Rochim, N. (2023). Digital literacy of secondary school students: Current condition, and potential future improvement. In AIP Conference Proceedings.

Nurdiyanti, N., Wajdi, M., & Magfirah, N. (2024). Implementation of Kurikulum Merdeka (Freedom curriculum) in science learning: A case study in Sekolah Indonesia Kuala Lumpur, Malaysia. Edelweiss Applied Science and Technology, 8(6), 184–196. https://doi.org/10.55214/25768484.v8i6.2035

Pilu, R., Jabu, B., & Sulaiman, I. (2025). Flipped learning and its challenges: Understanding students' struggles in Indonesian EFL contexts from teachers' viewpoint. Frontiers in Education, 10. https://doi.org/10.3389/feduc.2025.1575385

Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan. (2025). Analisis hasil benchmarking pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (KA) pada April 2025. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. https://kodingka.kemendikdasmen.go.id/dokumen/

Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan. (2025). Hasil survei kesiapan implementasi pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial tahun ajaran 2025/2026. Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP), Kemendikdasmen.

Rati, N. W., Sudatha, I. G. W., Dwiarwati, K. A., Lesmana, K. Y. P., Esaputra, I. N. T., & Chiu, C. (2025). Unplugged coding and Tri Hita Karana in fostering computational thinking and environmental awareness. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 14(2), 314–323. https://doi.org/10.15294/jpii.v14i2.24212

Singh, B., Wongmahesak, K., & Kumar, S. (2025). Global digital education fostering digital citizens: A blueprint for the future and worldwide initiative enhancing e-governance. In K. Wongmahesak, J. Ahmad, & A. Mustanir (Eds.), Public governance practices in the age of AI (pp. 377–392). IGI Global. https://doi.org/10.4018/979-8-3693-9286-7.ch018

Suyanto, S. (2017). A reflection on the implementation of a new curriculum in Indonesia: A crucial problem on school readiness. In AIP Conference Proceedings, 1868, 100008. https://doi.org/10.1063/1.4995218

Tapung, M. (2025). Evaluating the key success factors of "Merdeka" curriculum: Evidence from East Nusa Tenggara, Indonesia. Journal of Curriculum and Teaching, 14(2), 88–97. https://doi.org/10.5430/jct.v14n2p88

Tongco, M. D. C. (2007). Purposive sampling as a tool for informant selection. Ethnobotany Research and Applications, 5, 147–158.

Yanti, Y., Kalifah, D. R. N., & Hidayah, N. (2024). Implementing computational thinking skills in socio scientific issue (SSI) of force material around us at elementary school. E3S Web of Conferences, 482. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202448204001

Yaqin, L. N., Prasojo, L. D., Haji-Othman, N. A., & Habibi, A. (2023). Addressing the digital divide in Indonesian higher education: Insights, implications, and potential solutions. In Lecture Notes in Educational Technology.

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Copyright (c) 2026 Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan